TAKENGON – Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengirim tim ke Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, untuk meninjau dampak kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga.
Kebakaran terjadi pada Ahad, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 11.37 WIB. Sebagian besar rumah yang terbakar merupakan bangunan berkonstruksi kayu. Musibah tersebut juga berdampak pada kawasan transmigrasi Ketapang Nusantara.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga sebelumnya melaporkan kondisi warga terdampak kepada Menteri Transmigrasi melalui sambungan telepon. Laporan itu disampaikan saat bupati meninjau lokasi kebakaran.
Menteri kemudian menugaskan Staf Khusus Menteri Transmigrasi Brigjen Pol M. Iqbal dan Direktur Fasilitas Penataan Persebaran Penduduk Kawasan Transmigrasi La Ode Muhajirin untuk turun ke lokasi.
Tim kementerian terlebih dahulu bertemu Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan di kantor wakil bupati. Mereka kemudian bersama-sama menuju lokasi kebakaran untuk melihat kondisi warga dan kawasan terdampak.
Di lokasi, tim meninjau tempat pengungsian, dapur umum, pelayanan medis, serta berdialog dengan warga yang menjadi korban kebakaran. Tim juga melakukan asesmen awal terhadap kerusakan dan kebutuhan masyarakat.
Direktur FP3KT Kementerian Transmigrasi La Ode Muhajirin mengatakan pemerintah perlu melihat langsung kondisi kawasan sebelum menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan.
“Karena kebakaran ini terjadi di kawasan transmigrasi Ketapang Nusantara, tentunya Kementerian Transmigrasi memiliki bagian dalam pembinaan kawasan dan mempunyai andil untuk terlibat dalam penanganan masalah ini,” kata La Ode.
Menurut dia, kerusakan di kawasan Jeget Ayu cukup berat. Selain rumah warga, fasilitas pasar juga mengalami kerusakan akibat kebakaran.
“Hampir seluruh bagian pasar yang terdampak kebakaran mengalami kerusakan berat,” ujarnya.
La Ode mengatakan hasil asesmen akan disampaikan kepada Menteri Transmigrasi. Salah satu opsi penanganan yang akan dibahas ialah pembangunan atau revitalisasi pasar serta pemulihan fasilitas lain yang membutuhkan penanganan segera.
“Kami akan menyampaikan kondisi ini kepada Menteri Transmigrasi terkait penanganannya. Bisa saja untuk pembangunan dan revitalisasi pasar, kemudian hal-hal lain yang membutuhkan penanganan segera,” kata dia.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyatakan siap mendukung proses penanganan pascakebakaran. Pemerintah daerah akan melengkapi data mengenai jumlah korban, kerusakan rumah dan fasilitas, serta kebutuhan warga.
Respons Kementerian Transmigrasi tersebut menjadi tindak lanjut atas permintaan pemerintah daerah agar kebutuhan warga korban kebakaran mendapat penanganan segera. Pemerintah pusat dan daerah selanjutnya akan berkoordinasi menentukan langkah pemulihan kawasan dan masyarakat terdampak. (**)



Komentar