DAERAH
Beranda » Berita » Aceh Besar Promosikan Kuliner Lokal di ACF 2026

Aceh Besar Promosikan Kuliner Lokal di ACF 2026

BANDA ACEH Aceh Besar memanfaatkan Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 untuk memperkenalkan kuliner tradisional, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta hasil pertanian daerah.

Ketua TP PKK Aceh Besar Hj. Rita Mayasari mengunjungi anjungan Aceh Besar dalam pembukaan festival di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat, 11 September 2026.

Rita datang bersama jajaran TP PKK Aceh Besar. Di anjungan daerah itu, mereka melihat sejumlah produk yang dipamerkan, termasuk bumbu khas untuk masakan Sie Reuboh dan Kuah Beulangong.

Selain bumbu masakan tradisional, anjungan Aceh Besar menampilkan produk UMKM dan gabah hasil panen daerah. Produk tersebut diperkenalkan kepada pengunjung sebagai bagian dari promosi potensi ekonomi lokal.

Rita juga menyaksikan pertunjukan kesenian yang ditampilkan di anjungan Aceh Besar. Penampilan itu melengkapi promosi kuliner dengan pengenalan budaya daerah kepada pengunjung festival.

Abdya Raih Penghargaan Pengembangan UMKM dan Sumberdaya Lokal

ACF 2026 mengusung tema “Celebrating the Authenticity of Aceh’s Living Culinary Heritage”. Festival tersebut menjadi ajang bagi kabupaten dan kota di Aceh untuk memperkenalkan makanan khas sekaligus tradisi yang berkembang di masing-masing daerah.

Pembukaan festival dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Taufik, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Fitriyani, serta sejumlah pejabat lainnya.

Rangkaian pembukaan dimeriahkan syair Aceh Seumapa oleh Cek Madya Hus dan pertunjukan kesenian Aceh. Pengunjung juga dapat menikmati aneka kuliner khas yang disajikan peserta festival.

Keikutsertaan Aceh Besar dalam ACF 2026 menjadi salah satu upaya memperluas promosi kuliner, UMKM, dan hasil pertanian daerah. Produk lokal tersebut diposisikan sebagai bagian dari potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Aceh Besar. (**)

Sungai Krueng Langsa Tersumbat Kayu, Pemko Turun Tangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement