SIGLI – Sebanyak 770 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVIII tingkat Kabupaten Pidie yang dipusatkan di Kecamatan Mutiara Timur pada 7-13 November 2026.
Pemerintah Kabupaten Pidie kini mematangkan berbagai persiapan, mulai dari pemondokan kafilah, fasilitas perlombaan, hingga pengamanan dan rekayasa lalu lintas menjelang pembukaan.
Selain peserta, penyelenggaraan MTQ tahun ini melibatkan 138 ofisial dan 60 dewan hakim. Panitia menyiapkan delapan cabang perlombaan yang akan berlangsung di empat lokasi mimbar.
Sejumlah kebutuhan utama dilaporkan hampir rampung. Sebanyak 35 rumah warga telah disiapkan untuk menampung kafilah dari seluruh kecamatan.
Sementara itu, persiapan Mimbar Utama serta Mimbar I dan II memasuki tahap akhir. Panitia juga menjadwalkan uji coba teknis untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan.
Panitia Matangkan Persiapan Teknis
Pemerintah Kabupaten Pidie bersama panitia pelaksana terus mengoordinasikan kebutuhan penyelenggaraan. Persiapan tidak hanya mencakup fasilitas perlombaan, tetapi juga akomodasi, pelayanan peserta, kebersihan lingkungan, dan ketertiban selama kegiatan.
Panitia sebelumnya menggelar rapat koordinasi teknis bersama para ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), ofisial, dan perwakilan kecamatan di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie.
Pertemuan tersebut membahas mekanisme penilaian, atribut peserta, makrak, serta ketentuan teknis setiap cabang perlombaan. Koordinasi ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh kontingen agar tidak terjadi kesalahpahaman selama kompetisi.
Dengan koordinasi tersebut, seluruh kafilah diharapkan memahami persyaratan administrasi maupun aturan perlombaan sebelum kegiatan dimulai.
Aparat Petakan Pengamanan dan Lalu Lintas
Persiapan pengamanan juga memasuki tahap pematangan. Tim gabungan yang melibatkan Polres Pidie, Kodim 0102/Pidie, Satpol PP dan WH, Dinas Perhubungan, serta Satlantas telah melakukan survei dan pemantauan langsung di lokasi kegiatan.
Survei meliputi pemetaan area parkir, akses keluar-masuk kendaraan, rekayasa lalu lintas, serta penempatan personel pada sejumlah titik strategis.
Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama saat Pawai Ta’aruf dan pembukaan MTQ pada 7 November 2026. Kegiatan pawai diperkirakan menarik perhatian masyarakat karena melibatkan kafilah dari 23 kecamatan.
Panitia berharap koordinasi lintas instansi dapat menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus menciptakan situasi aman dan kondusif selama penyelenggaraan.
Sekda Pantau Pembersihan Kawasan Kota Mini
Pemerintah Kabupaten Pidie juga melakukan penataan lingkungan di sekitar pusat kegiatan. Salah satunya melalui pembersihan bekas kios di sepanjang jalan kawasan Kota Mini, Kecamatan Mutiara Timur.
Pembersihan tersebut melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Syariat Islam, serta pemerintah Kecamatan Mutiara Timur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, M.A.P., memantau langsung kegiatan tersebut. Penataan kawasan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi peserta, ofisial, tamu undangan, serta masyarakat.
Keterlibatan sejumlah organisasi perangkat daerah menunjukkan bahwa persiapan MTQ membutuhkan dukungan lintas sektor, tidak hanya dari panitia penyelenggara.
MTQ Jadi Momentum Syiar Islam
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, drh. H. Fazli, M.Si., yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan MTQ, turut mengoordinasikan persiapan teknis bersama seluruh unsur terkait.
MTQ XXXVIII ini bukan sekadar agenda tahunan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mendorong pembinaan generasi muda yang memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab suci.
Dengan jumlah peserta mencapai 770 orang, penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu agenda keagamaan berskala besar di Kabupaten Pidie tahun ini.
Pemerintah daerah dan panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan selama tujuh hari, mulai 7 hingga 13 November 2026, berlangsung lancar, aman, dan tertib. (Has)



Komentar