SIGLI – Perjalanan sejauh 15 kilometer dengan sepeda ontel untuk mengantar ayahnya berobat membawa kisah Firdaus, bocah berusia 9 tahun asal Kabupaten Pidie, menjadi perhatian publik.
Cerita perjuangannya itu turut menggerakkan hati pengusaha asal Aceh, Shella Saukia, yang berjanji membantu memperbaiki rumah keluarga tersebut, Senin 2 November 2026.
Firdaus tinggal di Gampong Baro Beurabo, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Namanya ramai diperbincangkan setelah kisahnya mengayuh sepeda dari kampung menuju RSUD Tgk Chik Ditiro di Tijue, Sigli, demi mengantar ayahnya yang sedang sakit, beredar di media sosial.
Di tengah keterbatasan keluarga, tindakan Firdaus mengundang simpati masyarakat. Salah satu yang memberikan perhatian adalah Shella Saukia, pengusaha asal Aceh yang kini berdomisili di Jakarta.
Bulan lalu, Shella datang langsung ke rumah Firdaus. Selain menjenguk ayah bocah tersebut yang dikabarkan menderita sakit berat, ia juga menyampaikan komitmennya untuk merenovasi rumah keluarga itu.
“Kita komit membangun rumah untuk Firdaus, karena Firdaus sudah saya anggap anak sendiri,” kata Shella.
Shella mengatakan, berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, biaya renovasi rumah Firdaus diperkirakan mencapai Rp 122 juta.
Bantuan Shella tidak berhenti pada perbaikan tempat tinggal. Ia juga berencana mendukung pendidikan Firdaus hingga menyelesaikan sekolah.
Bahkan, Shella memiliki harapan agar Firdaus kelak dapat mewujudkan cita-citanya menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Perhatian tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga Firdaus sekaligus membuka kesempatan bagi bocah itu untuk memperoleh masa depan dan pendidikan yang lebih baik. (Has)



Komentar