HUKUM & KRIMINAL
Beranda » Berita » Polres Aceh Timur Usut Penemuan Jenazah Bayi Perempuan Mengapung

Polres Aceh Timur Usut Penemuan Jenazah Bayi Perempuan Mengapung

ACEH TIMUR – Satreskrim Polres Aceh Timur masih menyelidiki penemuan jenazah bayi perempuan yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Arakundo, Dusun Blang Raya, Desa Kuala Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, Minggu, 12 Juli 2026. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap identitas bayi serta penyebab peristiwa tersebut.

Laporan penemuan jenazah diterima Polsek Simpang Ulim sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara sebelum Tim Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur AKP Novrizaldi mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan penemuan bayi tersebut.

“Seluruh informasi yang kami peroleh akan didalami untuk mengungkap identitas bayi maupun fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa ini,” kata Novrizaldi.

Jenazah bayi selanjutnya dibawa ke Puskesmas Simpang Ulim untuk menjalani pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan berusia sekitar dua hari. Pemeriksaan luar juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Empat Orang Diamankan dalam Pengungkapan Ladang Ganja di Aceh Utara

Berdasarkan keterangan saksi, bayi pertama kali terlihat hanyut di sungai sebelum dievakuasi ke tepian oleh seorang warga menggunakan pelepah sawit. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan perangkat desa kepada pihak kepolisian.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Polsek Simpang Ulim untuk mendata perempuan yang diketahui melahirkan dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir.

Usai pemeriksaan medis selesai, jenazah bayi dimandikan dan dimakamkan oleh warga Dusun Blang Raya, Desa Kuala Teupin Breuh.

Hingga Minggu malam, penyidik masih melanjutkan penyelidikan guna mengungkap identitas bayi dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan jenazahnya ditemukan di aliran Sungai Arakundo. (Roy)

Lima Kepala Sekolah Dilantik, Bupati Aceh Tamiang Larang Pungli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement