TNI-POLRI
Beranda » Berita » Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Perangi Peredaran Narkoba

Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Perangi Peredaran Narkoba

BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengajak masyarakat berperan aktif mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Menurut dia, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga tokoh agama.

Ruddi mengatakan narkoba merupakan ancaman serius karena dapat merusak kesehatan, moral, serta memicu berbagai persoalan sosial dan tindak pidana.

Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kepada kepolisian jika mengetahui dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mendukung Polri dalam melakukan upaya pencegahan dan penegakan hukum. Ingat, menyelamatkan satu orang dari narkoba berarti turut menyelamatkan masa depan sebuah keluarga,” kata Ruddi saat menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Badar, Kota Baru, Banda Aceh, Jumat, 30 Oktober 2026.

Selain mengingatkan bahaya narkoba, Ruddi juga menyampaikan bahwa Polda Aceh bersama seluruh polres dan polresta jajaran sedang menggelar Operasi Patuh Seulawah 2026. Operasi selama 14 hari tersebut berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Prajurit Nanggala Sita 840 Botol Miras Ilegal

Menurut Ruddi, operasi itu merupakan upaya kepolisian meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kapolda Aceh mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Ia juga meminta pengendara menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) serta tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum cukup umur.

“Saya mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara. Kita sebagai orang dewasa harus menjadi teladan bagi anak-anak. Jangan biarkan anak yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor sendiri di jalan raya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ruddi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mengikuti Jumat Keliling. Menurut dia, kegiatan itu merupakan bagian dari program prioritas Kapolri sekaligus implementasi tagline “Polisi Bersama Masyarakat”.

Kodim dan Polres Langsa Adu Skill di Lapangan

Program tersebut bertujuan membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Salah seorang jemaah, Qaishar Mazaya, menilai kegiatan Jumat Keliling bermanfaat karena membuka ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Mahasiswa tersebut mengatakan warga dapat berdiskusi dan menyampaikan persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Ia berharap upaya pemberantasan narkotika serta penanganan berbagai gangguan kamtibmas di Aceh dapat terus ditingkatkan.

“Jumat Keliling ini sangat mencerminkan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang menjadi tagline Kapolri. Apalagi, melalui kesempatan ini kami bisa berdiskusi dan bertukar pikiran terkait berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” kata Qaishar. (Roy)

Satgas PRR Evaluasi Percepatan Pemulihan Pascabencana Langsa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement