SIGLI – Warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Pidie tumpah ruah ke pusat Kota Sigli, Sabtu, 19 September 2026, untuk menyaksikan Pawai Budaya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pidie ke-515.
Pawai yang menjadi bagian dari Peingat Uroe Lahee Pidie itu mengusung tema “Meutaloe Wareh Pidie Meuhareukat”. Kegiatan melibatkan pelajar dari sejumlah sekolah, termasuk MUQ, MAN, MTsN, dan SMPN, serta perwakilan SKPK dan kecamatan.
Peserta pawai mengambil start di Masjid Al Falah Sigli dan berjalan menuju Pendopo Bupati Pidie. Sepanjang rute, warga berdiri di sisi jalan untuk menyaksikan beragam penampilan peserta.
Panggung kehormatan disiapkan di kawasan Simpang Jam atau Simpang Kantor Pos Kota Sigli. Di mimbar utama, Bupati Pidie Sarjani, Wakil Bupati Alzaizi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut rombongan peserta.
Para pejabat dan istri mereka mengenakan pakaian adat Aceh. Saat melintas di depan mimbar utama, peserta pawai menyapa para tamu menggunakan bahasa Aceh.
Sejumlah rombongan juga menampilkan tarian dan memberikan penghormatan.
Tepuk tangan beberapa kali terdengar dari panggung utama ketika rombongan peserta melintas. Warga yang memenuhi kawasan tersebut turut mengabadikan pawai dengan telepon seluler.
Kemeriahan tidak hanya terlihat dari kerumunan penonton. Sejumlah peserta juga memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan panggilan video dengan keluarga mereka yang berada di kecamatan lain.
Di antara keluarga yang dihubungi berada di Tangse, Geumpang, Muara Tiga, Glumpang Baro, dan Mutiara.
Panggilan video itu menjadi cara bagi peserta untuk membagikan suasana perayaan kepada keluarga yang tidak dapat hadir langsung.
“Kami sangat gembira dengan pawai budaya ini. Saya sudah video call dengan keluarga di Tangse,” kata seorang peserta pawai sambil tersenyum malu.
Pawai budaya tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Pidie ke-515 yang berlangsung pada 16-20 September 2026. (Has)



Komentar