SINTANG – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Melalui Pos Jaung, satgas menggelar apel siaga karhutla bersama Kepolisian Sektor Ketungau Hulu, pemerintah desa, dan masyarakat, Senin, 31 Agustus 2026.
Apel digelar untuk memastikan personel dan peralatan siap digunakan jika ditemukan titik panas (hotspot).
Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan koordinasi antara aparat dan masyarakat.
“Sinergi yang kuat dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam deteksi dini serta penanganan cepat karhutla,” kata Rokib.
Menurut dia, kesiapsiagaan diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas ke permukiman dan kawasan hutan di sepanjang wilayah perbatasan.
Satgas Pamtas, kata Rokib, akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan masyarakat untuk memantau potensi karhutla serta melakukan penanganan jika ditemukan titik api.
Apel siaga berlangsung tertib dan menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla di wilayah perbatasan Sintang. (**)



Komentar