BANDA ACEH – Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Ruddi Setiawan menerima kunjungan Yayasan Pendidikan Islam Tgk. Chiek Oemar Diyan di Mapolda Aceh, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama antara kepolisian dan lembaga pendidikan Islam, terutama dalam pembinaan karakter, literasi, penyuluhan, dan edukasi bagi para santri.
Ruddi didampingi Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Aceh, Direktur Pembinaan Masyarakat, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Penata Kebijakan Madya Tingkat III Polda Aceh.
Dari Yayasan Pendidikan Islam Tgk. Chiek Oemar Diyan hadir Ketua Yayasan Ilmiza Saa’duddin Djamal, Sekretaris Yayasan Illiza Saa’duddin Djamal, dan Pimpinan Pesantren Modern Tgk. Chiek Oemar Diyan Fakhruddin Lahmuddin.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris Besar Joko Krisdiyanto mengatakan pertemuan tersebut bertujuan mempererat hubungan sekaligus membangun sinergi antara kepolisian dan yayasan.
“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polda Aceh dengan Yayasan Pendidikan Islam Tgk. Chiek Oemar Diyan,” kata Joko.
Menurut dia, yayasan tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam di Aceh yang berdiri sejak 1990.
Dalam pertemuan itu, pengurus yayasan menyampaikan perkembangan Pesantren Modern Tgk. Chiek Oemar Diyan yang menyelenggarakan pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Pesantren tersebut kini memiliki 722 santri dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh serta sejumlah daerah di luar Aceh.
Joko mengatakan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Karena itu, kerja sama dengan kepolisian diharapkan dapat mendukung pembinaan para santri.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang pembinaan karakter, literasi, penyuluhan, dan edukasi bagi para santri,” ujarnya.
Ia mengatakan kolaborasi antara kepolisian dan lembaga pendidikan akan terus dikembangkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif serta mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter dan berwawasan luas.
Polda Aceh, kata Joko, terbuka terhadap kerja sama dengan lembaga pendidikan untuk mendukung pembinaan dan edukasi generasi muda di Aceh. (Roy)



Komentar