LANGSA – Senyum 41 anak yatim menjadi bagian paling menghangatkan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Gampong Baroh Langsa Lama, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, Selasa (25/8/2026).
Di tengah lantunan zikir dan kenduri maulid, kepedulian warga hadir dalam bentuk santunan untuk anak-anak dari lima dusun tersebut.
Peringatan Maulid yang dipusatkan di Masjid Darussalam Gampong Baroh Langsa Lama itu berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Sebanyak 41 anak yatim menerima santunan berupa nasi maulid dan uang tunai Rp250 ribu per anak.
Santunan tersebut berasal dari kepedulian dan partisipasi masyarakat Gampong Baroh Langsa Lama. Bagi warga, berbagi dengan anak yatim menjadi bagian dari makna peringatan Maulid Nabi, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama.
Sebelum penyerahan santunan, kegiatan diawali dengan doa bersama yang diikuti pemerintah gampong, panitia dan anak-anak yatim. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan kenduri maulid bersama.
Kebersamaan dalam peringatan tersebut juga terlihat dari kehadiran warga sejumlah gampong tetangga. Mereka antara lain berasal dari Gampong Meurandeh Aceh, Batee Puteh, Alue Beurawe, Gp. Baro, Gp. Kapa, Kampung Sidodadi, Sungai Lueng, Meurandeh Dayah dan Asam Peutik.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Langsa Lama turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Suasana semakin semarak dengan penampilan sejumlah grup zikir, yakni Grup Zikir Istiqamah pimpinan Tgk. Ibrahim, grup zikir Dathfal pimpinan Abiya Basyari, Nurul Iman pimpinan Tgk. Rais dan Asasul Ulum pimpinan Tgk. Abi Muklis.
Geuchik Gampong Baroh Langsa Lama, Marwan, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan masyarakat setiap tahun.
Namun, menurut dia, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial.
“Melalui peringatan Maulid ini, kami ingin memperkuat silaturahmi dan kepedulian kepada anak-anak yatim. Santunan ini merupakan wujud kebersamaan masyarakat Gampong Baroh Langsa Lama,” ujar Marwan.
Marwan mengapresiasi masyarakat, panitia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Ia berharap tradisi tersebut terus dipertahankan dari tahun ke tahun. Selain menjaga nilai-nilai keagamaan, kegiatan itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat persaudaraan antarwarga.
Bagi 41 anak yatim dan piatu yang menerima santunan, perhatian warga menjadi bagian yang tak kalah berarti dari rangkaian Maulid. Di tengah doa, zikir dan kenduri, kepedulian itu menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi mereka. (Roy)



Komentar