ACEH TAMIANG | Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperkuat kolaborasi dengan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) dan delegasi Kerajaan Belanda dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus mendorong penguatan ekonomi berbasis sawit berkelanjutan.
Hal ini terungkap dalam audiensi yang diterima Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH., di Aula Setdakab pada Senin 30 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diarahkan pada pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terdampak.
Saat ini, pemerintah daerah tengah mempercepat pembangunan 500 unit rumah bantuan bagi korban bencana. Proyek tersebut dilaksanakan di sejumlah lokasi guna mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.
Untuk mendukung percepatan, Pemkab juga melakukan penyederhanaan proses birokrasi serta memastikan transparansi dalam distribusi bantuan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, CEO IDH Global, Daan Wensing, menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi lokal, dalam pengembangan sawit rakyat berkelanjutan.
Menurutnya, sektor sawit memiliki peran strategis dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah terdampak bencana.
Audiensi tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala SKPK, serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Roy)



Komentar