JAKARTA | Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali berduka setelah satu prajuritnya gugur dalam insiden di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Minggu (29 Maret 2026), di Lebanon Selatan.
Informasi dari daerah operasi menyebutkan, insiden tersebut melibatkan prajurit Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Dalam peristiwa itu, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur. Sementara Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Dua prajurit dengan luka ringan dirawat di Hospital Level I UNIFIL.
Adapun prajurit yang mengalami luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, jenazah prajurit yang gugur disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan saat ini tengah dalam proses administrasi pemulangan ke Tanah Air dengan dukungan KBRI Beirut.
TNI menyatakan terus meningkatkan kewaspadaan di tengah eskalasi keamanan yang terjadi di Lebanon.
Insiden ini berlangsung di tengah situasi saling serang artileri, dan hingga kini penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak UNIFIL.
TNI menegaskan tetap berkomitmen menjalankan tugas dalam misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional, sekaligus memastikan keselamatan prajurit menjadi prioritas utama.
Sumber: Dinas Penerangan AD/Kadispenad



Komentar