SIGLI — Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengajak ulama dan masyarakat menjaga perdamaian serta keamanan menjelang peringatan Hari Damai Aceh pada 15 Agustus 2026.
Pesan itu disampaikan saat ia bersilaturahmi dengan Pimpinan Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Pidie, Waled Hadi atau Abdul Hadi, di Dayah Dhiaul Falah Assamadiyah, Gampong Jadan, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Rabu, 5 Agustus 2026.
Jaka mengatakan silaturahmi dengan ulama merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
Menurut dia, tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keamanan di Kabupaten Pidie.
“Silaturahmi dengan para ulama merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi dan memperkuat kolaborasi antara Polri dengan masyarakat,” kata Jaka.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman serta kondusif menjelang peringatan Hari Damai Aceh.
Jaka juga mengimbau masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengibaran bendera, kata dia, menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kabag Log Polres Pidie Kompol Hefi Bachri, Kapolsek Mutiara Ipda Mahdi, staf Bag Log Polres Pidie, dan personel Polsek Mutiara.
Pimpinan HUDA Pidie menyambut baik kunjungan Kapolres Pidie dan mengapresiasi perhatian kepolisian terhadap ulama serta dayah. HUDA berharap hubungan harmonis antara Polri dan tokoh agama terus terjaga.
Sinergi kepolisian dan ulama diharapkan dapat membantu menciptakan suasana yang damai, sejuk, dan kondusif di Kabupaten Pidie, khususnya menjelang peringatan Hari Damai Aceh dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Has)



Komentar