DAERAH
Beranda » Berita » Kemensos Apresiasi Penyaluran Jadup Pemerintah Kota Langsa

Kemensos Apresiasi Penyaluran Jadup Pemerintah Kota Langsa

LANGSA – Kementerian Sosial mengapresiasi Pemerintah Kota Langsa dalam pendataan dan penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat terdampak bencana. Hingga tahap II termin kedua, bantuan telah disalurkan kepada 24.203 jiwa dengan total nilai Rp32,67 miliar.

Apresiasi itu disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, Masriani Mansyur, saat menyerahkan bantuan Jadup dan bufferstock logistik kepada Pemerintah Kota Langsa di Aula PT Pos Indonesia Cabang Langsa, Ahad, 27 September 2026.

Masriani mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurut dia, proses tersebut melibatkan Pemerintah Kota Langsa hingga pemerintahan di tingkat gampong.

“Bantuan yang sudah kami salurkan sampai saat ini kurang lebih Rp400 miliar. Ini merupakan bagian dari kerja keras Pak Wali dan seluruh tim untuk memperjuangkan hak masyarakat,” kata Masriani.

Dia mengatakan data penerima bantuan masih terus dimutakhirkan dan dipadankan. Data dari pemerintah daerah diproses melalui Badan Pusat Statistik (BPS), kemudian diteruskan kepada Kemensos untuk diproses sesuai mekanisme penyaluran bantuan.

Pemulihan Sawah Pascabanjir, Langsa Gelar Panen Raya

“Data itu semakin dinamis dari dampak bencana Sumatera. Jadi semuanya tidak berhenti pada data yang ada saat ini,” ujarnya.

Masriani juga mengapresiasi Pemerintah Kota Langsa yang masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak yang sebelumnya belum masuk dalam daftar penerima bantuan.

Menurut dia, komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditindaklanjuti.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra mengatakan proses penyaluran Jadup dilakukan melalui mekanisme pemerintah pusat. Pemerintah Kota Langsa, kata dia, bertugas melakukan pendataan dan mengusulkan masyarakat terdampak sesuai prosedur.

“Data sudah kita sampaikan. Saat ini sedang dilakukan pemadanan data oleh BPS. Setelah data selesai dipadankan, selanjutnya diproses oleh Kemensos dan diajukan kepada Kementerian Keuangan, kemudian pencairan dilakukan melalui PT Pos,” kata Jeffry.

Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi

Dia menjelaskan pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat gampong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, hingga ditetapkan melalui keputusan wali kota sebelum disampaikan kepada Kemensos.

Selain Jadup, Pemerintah Kota Langsa menerima bantuan bufferstock logistik senilai Rp309,28 juta dari Kemensos.

Jeffry mengatakan bantuan tersebut menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Kota Langsa.

“Atas nama Pemerintah Kota Langsa dan seluruh masyarakat Kota Langsa, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Direktur beserta rombongan,” ujarnya.

Masriani datang ke Langsa mewakili Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang berhalangan hadir karena agenda lain. Kunjungan tersebut sekaligus untuk memonitor pelaksanaan penyaluran bantuan di Kota Langsa.

Polres Aceh Timur Mulai Operasi Patuh Selama 14 Hari

Kemensos berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Langsa Suratini, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, geuchik, dan masyarakat. (Roy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement