ACEH TAMIANG – Pemerintah Aceh memastikan penanganan jalan provinsi di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi prioritas pada anggaran tahun 2027 mendatang.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, saat meninjau ruas Jalan Simpang Empat Upah–Rantau dan lokasi longsor Bukit Suling, Kecamatan Rantau, Selasa (12/5/2026).
Kunjungan kerja Wagub Aceh diterima Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, bersama Plt Sekdakab Syuibun Anwar, Plt Kadis PUPR Dedy Nurfadli, serta pejabat terkait lainnya.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengapresiasi respons cepat Pemerintah Aceh atas usulan yang disampaikan pihaknya melalui Surat Nomor 100/1797 tertanggal 8 Mei 2026.
“Baru beberapa hari surat kami kirimkan, Pak Wagub sudah turun langsung ke lapangan. Ini bentuk keseriusan Pemerintah Aceh,” kata Armia.
Menurut Fadlullah, alokasi dana Rp5 miliar dalam APBA 2026 belum cukup untuk memperbaiki keseluruhan ruas jalan sepanjang 15,11 kilometer hingga perbatasan Sumatera Utara.
Karena itu, perbaikan tahun ini akan difokuskan pada titik kerusakan terparah agar aktivitas dan akses masyarakat tetap berjalan lancar.
“Kami pastikan penanganan jalan ini menjadi prioritas utama pada anggaran 2027,” ujarnya.
Selain meninjau infrastruktur jalan, kunjungan tersebut juga membahas upaya konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang guna mengurangi risiko bencana banjir bandang di wilayah itu.
Wabup Ismail menegaskan pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh untuk mengawal realisasi pembangunan dan pelestarian lingkungan di Aceh Tamiang. (Roy)



Komentar