DAERAH
Beranda » Berita » Hujan Deras Rendam Langsa, Wali Kota Tinjau Genangan Air

Hujan Deras Rendam Langsa, Wali Kota Tinjau Genangan Air

LANGSA – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Langsa menyebabkan genangan air di sejumlah titik, Kamis, 30 Juli 2026. Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra turun langsung meninjau lokasi terdampak dan menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) segera melakukan penanganan agar genangan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Salah satu lokasi yang ditinjau berada di kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa. Di lokasi tersebut, Jeffry meminta OPD terkait memeriksa sistem drainase dan mengambil langkah cepat untuk mempercepat surutnya genangan.

Menurut Jeffry, penanganan harus dilakukan sejak dini agar dampak hujan deras tidak meluas. Ia menegaskan seluruh OPD terkait harus bersikap responsif terhadap setiap laporan genangan yang muncul di berbagai wilayah.

“Seluruh OPD terkait harus responsif dan segera melakukan langkah-langkah penanganan seperti mengecek drainase di lokasi genangan air agar dapat segera teratasi serta tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Jeffry.

Selain memerintahkan percepatan penanganan, Jeffry mengimbau masyarakat tetap waspada karena intensitas hujan di Kota Langsa masih berpotensi tinggi.

Perda Lembaga Adat Gowa Dinilai Perlu Dievaluasi Kembali

Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, berhati-hati saat berkendara, serta mewaspadai genangan dan pohon tumbang.

Imbauan tersebut sejalan dengan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Aceh.

Dalam peringatan itu, Kota Langsa dan wilayah sekitarnya berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Langsa juga berada pada status waspada atau kode kuning yang menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem.

Pemerintah Kota Langsa, kata Jeffry, akan terus memantau perkembangan cuaca dan mengerahkan OPD terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipatif.

Upaya itu dilakukan guna meminimalkan dampak curah hujan tinggi terhadap aktivitas masyarakat serta mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem. (Roy)

Jeffry Lantik 47 Geuchik, Larang Ganti Perangkat Gampong Sepihak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement